السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ “Assalamualaikum .....“
artinya : Perdamaian, rahmat dan berkah Allah itulah sapaan yang
sering kita dengar, baik sedang bertamu atau menerima sebuah panggilan
di telephon maupun handphone dan bahkan nada dering salam sudah jadi
tren di setiap handphone. Apalagi dalam sholat termasuk rukun dan
hukumnya wajib.
Namun pernahkah kita semua menyadari bahwa arti salam yang terkandung di dalamnya.
dengan mengucap salam secara tulus ikhlas akan berdampak positif kepada si pengucap salam apalagi yang menjawabnya.
Mengapa demikian monggo di urai ( lho kok kayak benang ) lanjuttt
Pertama : Perdamaian
Dengan mengucapkan salam si pemberi salam datang dengan rasa penghormatan, persaudaraan dan secara tak langsung berdoa kepada Allah agar penerima
salam hidup dengan ketentraman serta kedamaian .
Ke dua : Rahmat
Rahmat itu hanya milik Allah dan karena Rahmat Allah kita semua bisa menikmati kehidupan secara gratis.
Jelas pengharapan doa yang sangat mahal, kita menerima ucapan sebuah salam.
Ke tiga : Barokah
Barokah ini bisa diartikan kebaikan dalam segala hal, baik dalam usaha, kesehatan, rumah tangga dan yang lain.
Namun jangan Barokah disempitkan artinya menjadi tambah banyak secara materi,
Hakekat
Barokah adalah setiap datangnya rizky yang kita terima akan semakin
menambah rasa sukur kepada Allah, semakin taat dan rajin menjalankan
semua apa yang di perintahkanNya.
Jadi kesimpulan uraian saya yang singkat di atas adalah merupakan pengharapan kepada diri saya terutama dan pada umat Islam.
Mari
sebarkan salam dengan tulus ikhlas karena ucapan salam bukan sebagai
penghias bibir ( LIPSTIK ) tanpa ada sebuah pengharapan serta doa.
Bahkan
dengan sindiran gusdur di sebuah wawancara ucapan salam bisa diganti
dengan selamat pagi. Baca
http://www.gusdur.net/Opinion/Print_page?id=206/hl=id/Kula_Ndherek_Gus
Sebagai pedoman saya sertakan dalil – dalil tentang salam
"
Jika kalian masuk ke dalam rumah,berilah salam kepada diri kalian
sebagai tahiyat penuh berkah dan baik yang berasal dari Allah " (QS An
Nur : 61 )
" Jika kalian diberi salam penghormatan,balaslah dengan cara yang lebih baik atau dengan yang serupa " ( QS An Nisa :86 )
Dan Rasulullah SAW pun menganjurkan kepada kita menyebarkan salam
"
Demi Allah diriku ditanganNya,kamu tidak akan masuk surga sehingga kamu
beriman,dan kamu tidak akan beriman dengan sempurna sehingga kamu
saling mencintai.Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu tentang sesuatu yang
kamu lakukan pasti kamu saling mencintai?ialah sebarkanlah salam
diantara kamu " ( HR Muslim )
Dari
Abu Hurairah dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam beliau
bersabda : “Apabila salah seorang dari kalian bertemu dengan saudaranya
maka ucapkanlah salam padanya. (Kemudian) jika pohon, tembok, atau batu
menghalangi keduanya dan kemudian bertemu lagi maka salamlah juga
padanya.” (HR. Abu Dawud dalam As Sunan nomor 5200 sanadnya shahih dan
para perawinya tsiqah.Lihat Silsilah Al Ahadits As Shahihah nomor 186)
Pada
hadits ini Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam memerintahkan
seorang Muslim mengucapkan salam kepada saudaranya yang Muslim jika
menjumpainya. Karena salam dapat menggalang persatuan, menghilangkan
rasa benci, dan mendatangkan cinta. Perintah di dalam hadits ini
bersifat istihbaab yang maknanya anjuran dan ajakan, bukan wajib (lihat
dalil-dalil yang memalingkan dari hukum wajib ke hukum istihbaab dalam
kitab Aqdu Az Zabarjad fi Tahiyyati Ummati Muhammad Shallallahu 'Alaihi
Wa Sallam).
Berdasarkan ayat-ayat dan
sejumlah hadist di atas,para ulama berpendapat bahwa hukum menjawab
salam adalah wajib. Dan mereka juga berpendapat bahwa ucapan salam dari
sekelompok orang hukumnya sunnah kifayah.Artinya cukup diucapkan oleh
salah seorang diantara mereka,walau lebih baik diucapkan oleh
semuanya.Demikian pula apabila yang menjawabnya banyak.Maka ia tidak
harus dijawab oleh semuanya,meskipun lebih baik kalau semuanya menjawab.
Mari Berbagi
14 tahun yang lalu


0 komentar:
Posting Komentar