Akhlak merupakan bagian dari syariat, juga bagian dari perintah dan larangan Allah swt. Akhlak merupakan sifat yang harus dimiliki seorang muslim guna menyempurnakan pengamalannya terhadap Islam. Allah swt telah memerintahkan kita untuk berakhlak baik dan melarang berakhlak buruk. Setiap muslim wajib menghiasi dirinya dengan akhlak yang baik sesuai syariat.
Seorang mukmin harus membekali dirinya dengan akhlak yang baik. Atas pertimbangan bahwa akhlak tersebut merupakan bagian dari perintah dan larangan Allah, maka ia akan bersikap jujur karena Allah memerintahkan untuk jujur. Ia pun akan bersikap amanah karena Allah memerintahkannya untuk amanah.
Sebaik-baik teladan mulia bagi umat manusia adalah
Rasulullah saw dan seindah-indahnya akhlak adalah akhlak Rasulullah saw. Orang-orang yang memiliki akhlak baik di dunia ini akan menjadi kerabat Rasulullah saw di akhirat kelak dan menemani beliau dalam merasakan kenikmatan surga. Rasulullah saw
bersabda,
“Sesungguhnya yang paling kucintai di antara kalian dan (termasuk) orang yang paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling baik akhlaknya.” (HR. Bukhari)
Contoh Akhlak yang Baik
Berikut ini adalah contoh akhlak yang baik dan dicontohkan oleh Rasulullah saw.
1. Jujur
Dari Abdullah bin Mas’ud ra, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, ”Kalian harus berbuat jujur karena kejujuran akan mengantarkan ke surga. Jika manusia senantiasa berbuat jujur dan memperhatikan kejujuran, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang jujur.” (Mutafaq ‘alaih)
2. Memenuhi Janji
Allah swt berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu.” (QS. Al Maidah: 1)
“Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungjawaban.” (QS. Al Isra: 34)
3. Amanah
Allah swt berfirman, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya,….” (QS. An Nisa: 58)
Seluruh perintah syariat merupakan amanah. Melakukan ketaatan terhadap syariat juga dapat dikatakan sebagai amanah. Oleh karena itu, seluruh perintah dan larangan pada dasarnya merupakan amanah.
4. Bersikap Baik dengan Tetangga
Allah swt berfirman, “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.” (QS. An Nisa: 36)
Dari Anas ra, Rasulullah saw bersabda, “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidak dikatakan beriman seorang hamba hingga ia mencintai tetangga atau saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.” (HR. Muslim)
5. Memuliakan Orang Tua
Dari Ubadah bin ash-Shamit ra, Rasulullah saw bersabda, “Bukan termasuk umatku orang yang tidak memuliakan orang tua, tidak menyayangi yang lebih muda, dan tidak mengetahui hak orang alim di antara kita.” (al Mundziri berkata, “Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad hasan”)
6. Diam Kecuali dalam Kebaikan
Dari Abu hurairah, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” (Mutafaq ‘alaih)
Dari Sauban ra, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, “Berbahagialah orang yang mampu menguasai lisannya, dan merasa lapang di rumahnya, serta menangis atas kesalahannya.” (HR. ath-Thabrani. Beliau menyatakan, bahwa isnadnya baik)
7. Menampakkan Wajah Berseri
Dari Jabir bin Abdillah ra, Rasulullah saw bersabda, “Setiap kebaikan adalah shadaqoh. Dan termasuk kebaikan jika engkau menemui saudaramu dengan wajah berseri, dan jika engkau menuangkan air dari bejana milikmu pada bejana milik saudaramu.” (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi, ia berkata, “Hasan shahih”)
Itulah di antara akhlak yang bisa kita teladani dari sang teladan mulia, Rasulullah saw. Cobalah lakukan satu per satu akhlak nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Pegang teguhlah akhlak tersebut dan bersungguh-sungguhlah dalam meneladaninya karena ia adalah kunci dari seluruh kebaikan.
Mari Berbagi
14 tahun yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar